Kota Malang – Supervisi tenaga kependidikan (tendik) bukan sekadar kegiatan penilaian atas pelaksanaan tugas, melainkan momentum evaluasi, apresiasi, serta dorongan perubahan menuju kinerja yang lebih profesional. Semangat tersebut mewarnai evaluasi hasil supervisi terhadap 65 tendik MAN 2 Kota Malang di Minihall PSBB MAN 2 Kota Malang, Rabu 4/11.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang H. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., bersama jajaran supervisor—Amin (Supervisor 1), Heru Cahyono, A.Ma. (Supervisor 2), dan Siti Maimunah, M.M. (Supervisor 3)—serta 65 tenaga kependidikan madrasah. Forum ini menjadi ruang refleksi bersama untuk memetakan capaian kinerja sekaligus mengidentifikasi aspek layanan administrasi yang perlu diakselerasi.
Apresiasi Kekompakan dan Penguatan Disiplin
Supervisor 1, Amin, mengapresiasi kebersamaan dan kerja sama tendik yang telah berjalan solid. Namun, ia mengingatkan agar rasa syukur atas kesejahteraan yang diterima di MAN 2 Kota Malang diimbangi dengan integritas waktu dan komitmen kerja.
”Kita patut bersyukur dengan kondisi dan kesejahteraan di madrasah ini. Mari imbangi dengan kinerja yang kian baik. Jangan sampai meninggalkan jam kerja tanpa alasan jelas, terlebih tanpa izin pimpinan. Disiplin adalah fondasi utama profesionalisme,” tegas Amin.
Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi Administrasi
Sementara itu, Supervisor 2, Heru Cahyono, A.Ma., menekankan pentingnya kepekaan terhadap pembaruan sistem kerja digital, khususnya pemutakhiran data administrasi madrasah berbasis aplikasi.
Menurut Heru, penguasaan teknologi informasi dan kompetensi komputer mutlak diperlukan agar alur administrasi berjalan cepat, akurat, dan efektif. “Kinerja yang sudah baik harus terus ditingkatkan. Tendik harus peka terhadap pembaruan aplikasi data dan jangan pernah berhenti mengembangkan diri,” ujarnya.
Pengembangan Karier dan Penguatan Public Speaking
Dari aspek pengembangan sumber daya manusia, Supervisor 3, Siti Maimunah, M.M., mendorong tendik aktif mengikuti pelatihan teknis maupun komunikasi sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Ia mengusulkan penguatan di bidang teknologi informasi dan pelatihan komunikasi publik (public speaking). “Pengembangan karier butuh dukungan kompetensi konkret. Pelatihan komputer dan kemampuan komunikasi publik akan saling melengkapi agar tendik kian percaya diri dalam memberikan pelayanan prima,” jelas Siti Maimunah.
Profesional Bekerja, Beradab dalam Melayani
Menutup sesi arahan, Kepala Tata Usaha MAN 2 Kota Malang H. Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd., menggarisbawahi bahwa hasil supervisi harus dijadikan pijakan perubahan berkelanjutan. Tendik memiliki peran strategis dalam menopang marwah serta prestasi madrasah.
”Menjadi tenaga kependidikan bukan sekadar menuntaskan rutinitas teknis, tetapi menghadirkan pelayanan terbaik dengan keikhlasan, tanggung jawab, dan adab. Mari kita rawat budaya kerja yang saling menghargai dan produktif. Perubahan mutu madrasah harus bermula dari transformasi sikap serta pola pikir setiap individu,” pesan Sugeng.mut












