Kemitraan Dosen UB dan Umsida Terapkan Teknologi Pasteurisasi untuk Peternak Pasuruan

Pasurans, Bhirawa– Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Brawijaya (UB) bersama Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyerahkan sekaligus menerapkan teknologi pengolahan susu terpadu bagi Kelompok Ternak “Zoomers Dairy Farm” di Desa Dawuhan Sengon, Kabupaten Pasuruan, belum lama ini,  Langkah ini dilakukan untuk mendorong hilirisasi produk dan meningkatkan nilai tambah susu segar peternak lokal.

​Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tahun 2026. Program bertajuk “Hilirisasi Susu Segar Menjadi Susu Pasteurisasi Melalui Teknologi Pengolahan Terpadu pada Kelompok Ternak Zoomers Dairy Farm” ini diketuai oleh Dr. Ria Dewi Andriani, S.Pt., MP., M.Sc. (UB), beranggotakan Andan Linggar Rucitra, STP, MP (UB) dan Rima Azara, STP, MP (Umsida), serta melibatkan tiga mahasiswa Prodi Ilmu Peternakan.

​Kelompok Ternak Zoomers Dairy Farm memiliki 10 peternak aktif dengan produksi 300–900 liter susu per hari. Namun, sekitar 15–20% produk tidak terserap pasar dan dijual murah akibat masa simpan susu segar yang hanya bertahan 3–4 jam di suhu ruang.

​Untuk mengatasinya, tim memfasilitasi mesin pasteurisasi terintegrasi homogenizer berkapasitas 50 liter, teknologi hot filling, dan mesin capping otomatis berkapasitas 1.200 botol per jam. Teknologi ini mampu memperpanjang masa simpan susu hingga 10–12 hari pada penyimpanan dingin serta melipatgandakan nilai jual produk.

​Selain fasilitasi alat, tim pendamping juga memberikan pelatihan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), pencatatan keuangan, hingga strategi pemasaran digital guna memperkuat posisi tawar peternak dalam rantai nilai agribisnis susu di Kabupaten Pasuruan.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *