Malang, Bhirawa — Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan turun langsung ke pesisir Malang Selatan guna memberikan dukungan moril, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi bagi komunitas pesisir dan nelayan setempat. Rangkaian kegiatan yang dipusatkan di kawasan Pantai Teluk Asmara dan Clungup Mangrove Conservation (CMC) Tiga Warna ini diwujudkan melalui gerakan Merawat Pertiwi serta Lokakarya UMKM Gotong Royong.
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa wilayah pesisir Malang Selatan menyimpan potensi kekayaan kelautan yang luar biasa besar, tetapi rentan terhadap dinamika cuaca ekstrem. Oleh sebab itu, pendampingan yang berkesinambungan menjadi prioritas utama demi memastikan ketahanan ekonomi nelayan tetap kukuh.
”Kader partai harus hadir langsung menyerap aspirasi dan memberikan solusi nyata bagi nelayan. Tantangan cuaca dan gelombang tidak boleh memutus rantai ekonomi keluarga pesisir,” tegas Hasto di hadapan kelompok nelayan.
Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.A.P., menyoroti pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai benteng alami dari ancaman abrasi dan bencana gelombang laut. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada Clungup Mangrove Community (CMC) Tiga Warna bersama Yayasan Bhakti Alam yang dipimpin Saptoyo atas konsistensi mereka merehabilitasi lebih dari 10 hektare kawasan bakau dari target 124 hektare secara swadaya.
”Langkah nyata yang digerakkan CMC bersama Yayasan Bhakti Alam ini sangat luar biasa. Sabuk hijau mangrove tidak hanya berfungsi sebagai peredam ombak serta pemecah gelombang saat ancaman bencana pesisir, tetapi juga menghidupkan kembali rantai ekosistem alami sehingga satwa dan biota laut dapat berkembang biak dengan baik,” tutur Sri Untari.
Legislator asal Malang Raya tersebut mendorong Pemerintah Kabupaten Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menyiapkan payung regulasi dan dukungan teknis konkret, khususnya dalam menggarap potensi nilai ekonomi karbon (carbon credit).
”Apabila potensi kredit karbon ini dikelola serius dan terintegrasi dalam regulasi daerah, manfaat ekonominya akan dinikmati langsung oleh masyarakat lokal. Generasi muda pesisir tidak perlu merantau ke luar daerah, mereka bisa mandiri dan berdaya dengan menjaga alam lingkungannya sendiri,” pungkas Sri Untari, menegaskan komitmen politik hijau dalam merawat bumi demi keseimbangan alam dan kesejahteraan warga pesisir.mut












