Kota Malang, Bhirawa– Komitmen penguatan jejaring internasional terus ditunjukkan Universitas Wisnuwardhana (Unidha) Malang. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara jajaran Rektorat Unidha dengan delegasi Universiti Malaya (UM), Malaysia.
Agenda kolaborasi bilateral ini dipimpin langsung oleh perwakilan Universiti Malaya, Dr. Hamdan Chedimae, yang memboyong rombongan sebanyak 44 mahasiswa asal Negeri Jiran ke kampus Unidha.
Selain pengesahan MoU di tingkat universitas, momentum kemitraan ini diperkuat lewat penandatanganan Implementation Agreement (IA) bersama para dekan dari empat fakultas sekaligus, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Pertanian (FP), serta Fakultas Teknik (FT).
Sinergi akademik tersebut langsung diimplementasikan melalui rangkaian program aplikatif multidisiplin yang melibatkan civitas akademika kedua perguruan tinggi:
1. FKIP: Innovation in Mathematics Learning Media
FKIP Unidha membuka ruang kreatif pengembangan inovasi media ajar matematika berbasis pendekatan learning by doing dan game-based learning. Mahasiswa diajak mengeksplorasi serta mengevaluasi media manipulatif konkret, mulai dari Ular Tangga Matematika Truth or Dare (Utadumath), Monopoli Matematika (Integropoly, Algepoly, dan Rasio-Skala), kartu matematika, puzzle pecahan (FracMath dan Duit Pecahan), Lompat Katak, Menara Hanoi, Math Square Machine, papan geometri, jam sudut, hingga integrasi platform digital untuk memudahkan peserta didik memahami konsep matematika secara visual dan aktif.
2. FP: Green Innovation in Sustainable Urban Farming
Urban farming
Fakultas Pertanian menggelar praktik langsung pertanian perkotaan berkelanjutan. Rangkaian aktivitas meliputi penyemaian benih sayur untuk media tanah maupun hidroponik, teknik transplantasi bibit ke lahan bedengan (raised bed), praktik pemupukan cair ramah lingkungan, penyemprotan pengendali hama terpadu, hingga manajemen nutrisi pada instalasi hidroponik dan akuaponik sederhana yang ditutup dengan panen sayur bersama.
3. FT: Eksplorasi Prototipe EBT Mandiri (Stand Alone)
Berkunjung.ke FT
Fakultas Teknik memanfaatkan fasilitas Laboratorium Teknik Elektro untuk mendalami prinsip kerja modul pelatih (trainer module) energi baru terbarukan. Fokus riset aplikatif ini membedah prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), sistem pirolisis, serta Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH). Seluruh modul tersebut dirancang berbasis sistem mandiri (stand alone) tanpa ketergantungan pada jaringan listrik konvensional PLN.
4. FEB: Collaboration of Cultures: Unveiling Indonesian Heritage Through Malangan Batik
Belajar membatik
Menggandeng sentra pengrajin lokal Batik Blimbing Malang, FEB Unidha mengajak delegasi Universiti Malaya, jajaran BEM, dan dosen mendalami warisan adiluhung Nusantara. Peserta tidak hanya menerima edukasi filosofi canting, tetapi juga mempraktikkan langsung tahapan membatik tradisional—mulai dari pencantingan, pewarnaan, pencelupan, proses pelorotan lilin malam dengan air mendidih, hingga penjemuran. Menariknya, selembar kain batik Malangan hasil torehan tangan para mahasiswa Malaysia tersebut dibawa pulang langsung ke negaranya sebagai cinderamata personal sekaligus simbol diplomasi budaya serumpun.
Kolaborasi ini diharapkan membuka ruang keberlanjutan riset bersama, pertukaran mahasiswa, dan penguatan implementasi tridarma perguruan tinggi di kancah global.mut