Malang, Bhirawa-Ketua Komisi E DPRD Jatim Dr Sri Untari Bisowarno M AP hadir di Hari Ulang Tahun (HUT) SMAN 3 Malang, pada Jum at 7/8.
Peringatan momentum bersejarah ini dijadikan pijakan kuat untuk memperkokoh komitmen SMAN 3 Malang dalam mempertahankan tradisi keunggulan akademis maupun non-akademis sebagai salah satu sekolah mercusuar pendidikan di Kota Malang.
Sri Untari Bisowarno, menegaskan bahwa SMAN 3 Malang harus terus menjadi wadah yang produktif bagi para siswa yang memancarkan cita-cita dan tujuan besar di masa depan.
Baca Juga:Dr Sri Untari Tegaskan Penguatan Posyandu
”SMAN 3 Malang adalah bagian dari mercusuar pendidikan. Sekolah harus bisa menjaga diri dengan sangat kuat agar prestasinya terus berjalan, sejalan dengan semangat motto Stana Bhawikarsu (Bhakti Widagda Karya Sudira) sebagai pemicu dan pemacu belajar siswa,” ujar Sri Untari.
Di luar dorongan motivasi belajar, Sri Untari menekankan krusialnya perlindungan anak di area sekolah. Ia mengimbau agar lingkungan pendidikan mampu menjadi benteng pertahanan yang aman bagi siswa dari bahaya tren risiko kesehatan remaja, seperti penularan HIV/AIDS. Menurutnya, penanaman pendidikan karakter yang kokoh adalah fondasi utama agar generasi muda tidak terperosok ke dalam hal-hal negatif yang berpotensi merusak masa depan.
Tak lupa, Sri Untari memberikan kabar gembira mengenai kepastian pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau gaji ke-13 bagi para pendidik. Ia menyampaikan bahwa alokasi anggaran TPG telah terakomodasi dalam APBD Perubahan Pemprov Jatim dan saat ini hanya tinggal menunggu terbitnya petunjuk teknis (juknis) dari Kemendagri serta Kemenkeu. Dengan postur fiskal Jawa Timur yang tergolong kuat, Pemprov Jatim dipastikan siap menyalurkan hak-hak guru segera setelah regulasi dari pemerintah pusat diturunkan.mut












