Bojonegoro, Bhirawa – Proses belajar mengajar tidak melulu harus terpaku di balik dinding ruang kelas. Semangat itulah yang diusung jajaran pendidik dan peserta didik SDN Sumberagung 2, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, melalui agenda outing class di Wisata Edukasi Mbedidhink Outbound.
Kegiatan edukatif berbasis alam terbuka ini menjadi terobosan sekolah untuk memecah kejenuhan rutinitas akademik harian, sekaligus memberi ruang eksplorasi motorik serta penguatan karakter interaksi sosial antarpeserta didik.
Di tengah sejuknya panorama alam Mbedidhink Outbound, para siswa diajak mengasah kekompakan lewat ragam permainan kelompok dan simulasi edukasi luar ruang dengan suasana yang riang gembira.
Guru pendamping SDN Sumberagung 2, Tri Cahya Irani, mengungkapkan bahwa metode belajar luar kelas ini memberikan dampak positif terhadap antusiasme belajar anak-anak. Menurutnya, anak-anak tampak lebih luwes membangun komunikasi, melatih kemandirian, dan berinteraksi akrab dengan kawan sebayanya.
”Selama berkegiatan di Mbedidhink, suasananya sangat menyenangkan dan anak-anak sangat menikmati. Kesannya menyenangkan sekali bagi siswa kami,” ujar Tri Cahya Irani.
Sebagai masukan konstruktif bagi pengelola destinasi, ia berharap pihak pengelola terus berinovasi menambah variasi wahana khusus anak-anak di masa mendatang.
”Mungkin ke depannya pihak pengelola bisa memperluas lagi pilihan wahana edukasi khusus anak-anak, supaya variasi kegiatannya semakin kaya dan memberi pengalaman yang jauh lebih seru,” tambahnya.
Kegiatan outing class semacam ini kian menegaskan bahwa alam bebas merupakan media pembelajaran yang efektif. Lewat paduan permainan ketangkasan dan eksplorasi lingkungan, para siswa tidak hanya memperoleh kesegaran pikiran, tetapi juga memetik nilai-nilai kepemimpinan dan kepedulian lingkungan secara langsung.mut












