Malang, Bhirawa –Ruang edukasi interaktif bagi generasi muda melalui gelaran Pameran Akademik UM 2026 yang dihelat di lobi Graha Rektorat UM, 26–30 Oktober 2026, memantik perhatian pelajar, salah satunya rombongan siswa dari SMAN 1 Kota Malang yang hadir langsung mengeksplorasi ragam karya inovasi pada Selasa .27/10
Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMAN 1 Kota Malang, Fauzul Mutmainah, S.Psi., menuturkan bahwa kunjungan ini melibatkan sekitar 30 siswa kelas XII yang mayoritas berkeinginan melanjutkan studi ke kampus berjuluk The Learning University tersebut.
Fauzul mengapresiasi tata kelola pameran yang rapi dan terstruktur, sehingga para siswa memiliki ruang yang luas untuk berkonsultasi mendalam dengan perwakilan masing-masing fakultas.
”Karena pamerannya tertata baik dan jadwal kunjungan anak-anak sudah disesuaikan, mereka bisa bertanya dan menggali informasi program studi secara maksimal di setiap stan,” jelas Fauzul.
Melalui pendampingan ini, Fauzul berharap wawasan para siswa semakin mantap dalam menentukan arah karier akademik mereka. “Harapan kami tentu semakin banyak siswa SMAN 1 Kota Malang yang diterima di UM,” tambahnya.
Dalam pameran ini, para pelajar disuguhi beragam keilmuan mutakhir, mulai dari demonstrasi inovasi teknologi Fakultas Teknik (FT) hingga pengenalan bahasa asing dan permainan edukatif interaktif di stan Fakultas Sastra (FS).
Salah seorang siswa SMAN 1 Kota Malang, Naufal Faris Zakir, mengaku kagum terhadap sajian inovasi teknologi yang dipamerkan, khususnya karya rancang bangun kendaraan dinamis hasil kreasi sivitas akademika Fakultas Teknik.
”Terutama di Fakultas Teknik, saya sangat tertarik dengan kendaraan-kendaraannya yang sangat dinamis,” ungkap Naufal dengan antusias.
Tak hanya teknologi rekayasa, Naufal dan rekan-rekannya juga menikmati keberagaman disiplin ilmu lainnya, termasuk stan kebahasaan yang menyuguhkan pengenalan bahasa Mandarin, Jerman, hingga Arab. Baginya, pameran ini memberi gambaran nyata mengenai iklim perkuliahan di perguruan tinggi.
Kesan serupa turut diutarakan Muhammad Athallah Zhafir. Ia menilai kunjungan tersebut membuka cakrawala baru yang belum pernah diperoleh di bangku sekolah formal. “Banyak sekali pengalaman berharga dan ilmu baru yang saya dapatkan di sini,” tutur Athallah.
Sementara itu, siswa lainnya, Rafi Islam Rahayahan, memanfaatkan momen tersebut untuk menambah kosakata asing melalui gim edukasi di stan Fakultas Sastra. Pengalaman langsung ini dinilai efektif memicu ketertarikan siswa terhadap studi bahasa dan kebudayaan internasional.
Penyelenggaraan Pameran Akademik UM 2026 ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen kampus dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4, yakni Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Lewat pendekatan yang interaktif, aplikatif, dan inklusif, UM terus memperluas akses informasi pendidikan tinggi demi mencetak generasi emas bangsa. mut












