Kota Malang, Bhirawa-Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) terus memperluas kemitraan internasional. Langkah konkret ini diwujudkan melalui penerimaan kunjungan akademik (academic visit) dari Faculty of Educational Studies, Universiti Putra Malaysia (UPM) di Ruang Rapat Lantai 2, Gedung Sentral FBiPK UB, Senin 21/9.
Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk mempererat komunikasi, pertukaran pengetahuan, hingga penjajakan riset bersama antarakedua institusi pendidikan tinggi lintas negara tersebut.
Hadir langsung dalam agenda tersebut, Dekan FBiPK UB Prof. M. Purnomo, S.P., M.Si., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Akademik FBiPK UB Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, S.P., M.Sc., Ketua International Relations Office (IRO) FBiPK Dr. Rika Ratna Sari, S.P., M.P., serta perwakilan UPM Dr. Hazwan bin Mohd Puad bersama delegasi mahasiswa dari kedua kampus.
Dekan FBiPK UB, Prof. M. Purnomo, menyampaikan bahwa keharmonisan yang telah terjalin antara UB dan UPM selama ini menjadi fondasi utama dalam mengembangkan kerja sama yang lebih luas dan berkelanjutan.
“Hubungan baik yang telah terjalin dengan UPM pada kesempatan-kesempatan sebelumnya merupakan modal penting untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama akademik antara kedua institusi,” tegas Prof. Purnomo.
Senada dengan hal itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FBiPK UB, Dr. Afifuddin Latif Adiredjo, mengibaratkan kemitraan antara UB dan UPM seperti saudara dekat yang konsisten saling mendukung dalam agenda-agenda akademik.
“UPM dan Universitas Brawijaya bagaikan saudara dekat, setiap ada kegiatan selalu bekerja sama dan ada partisipasi akademik di dalamnya. Pintu UB selalu terbuka lebar bagi UPM, baik untuk kolaborasi akademik maupun kerja sama riset,” ungkap Afifuddin.
Agenda kunjungan diisi dengan Academic Discussion and Knowledge Sharing Session untuk mendiskusikan peluang kolaborasi kurikulum serta riset terapan. Selain para dosen, sepuluh delegasi mahasiswa—tujuh dari UPM dan tiga dari UB—turut dilibatkan secara aktif guna membuka ruang interaksi lintas budaya dan memperluas wawasan global mahasiswa.
Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan cenderamata serta peninjauan fasilitas akademik (faculty tour) untuk mengenalkan sarana prasarana penunjang riset dan pembelajaran yang ada di lingkungan FBiPK UB. Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong realisasi target pembangunan berkelanjutan, khususnya peningkatan kualitas pendidikan (SDG 4), pertumbuhan ekonomi inklusif (SDG 8), dan penguatan kemitraan global (SDG 17).mut











