Perkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi, UWG Malang Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Pemkab Bojonegoro

Bojonegoro, Bhirawa-Universitas Widya Gama (UWG) Malang terus memperluas kemitraan strategis dengan pemerintah daerah guna mengoptimalkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kali ini, kampus inovasi tersebut menjajaki peluang kerja sama multi-sektor dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro.

​Pertemuan berlangsung hangat di Ruang Rapat Pemkab Bojonegoro, Selasa (6/10). Delegasi UWG Malang dipimpin langsung oleh Rektor Dr Anwar SH MHum, didampingi Wakil Rektor III Prof Dr Ana Sopanah SE MSi Ak CA CMA, Kepala Humas, serta jajaran dosen. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama jajaran OPD terkait.

​Rektor UWG Malang, Dr Anwar SH MHum, menegaskan bahwa perjalanan panjang kampus sejak 1971 menjadi modal kuat dalam menyediakan kepakaran akademik yang aplikatif bagi daerah.

​”UWG Malang memiliki rekam jejak panjang dan berbagai capaian prestasi. Melalui penjajakan ini, kami ingin membawa potensi akademik, kepakaran dosen, dan riset kampus agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bojonegoro sehingga menghasilkan program yang konkret dan berkelanjutan,” ujar Dr Anwar.

​Senada dengan itu, Wakil Rektor III UWG Malang, Prof Dr Ana Sopanah, memaparkan bahwa ruang kemitraan terbuka sangat lebar di berbagai lini strategis.

​”Sektor riset, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas SDM aparatur maupun warga, hingga pendampingan tata kelola keuangan daerah dapat segera dipetakan. Prinsipnya, keilmuan kampus harus mampu menjawab persoalan riil di tengah masyarakat,” jelas Prof Ana.

​Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyambut terbuka inisiatif kolaborasi dari UWG Malang. Menurutnya, Pemkab Bojonegoro senantiasa membuka ruang bagi dunia akademik untuk mendukung akselerasi pembangunan daerah.

​”Kami sangat terbuka dengan perguruan tinggi dan membiasakan diri dengan kebaruan ide. Terlebih di sektor pengembangan SDM, Bojonegoro memiliki komitmen mencetak sarjana hingga pelosok desa. Potensi ini sangat pas disinergikan dengan UWG Malang,” tutur Setyo Wahono.

​Bupati mendorong agar tindak lanjut teknis segera dimatangkan oleh perangkat daerah terkait, termasuk BPKAD, agar nota kesepahaman yang disusun selaras dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bojonegoro.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *