Semarak Wayang Kulit Hari Jadi ke-81 Jatim di DPRD, Dr Sri Untari Bisowarno MAP, Ajak Kaum Muda Cintai Budaya Luhur

DPRD Jatim,  Bhirawa – Pagelaran wayang kulit di halaman Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur di Jalan Indrapura, Kamis 29/10 dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur,  Ketua Komisi E DPRD Jatim Dr Sri Untari Bisowarno MAP, mengapresiasi kegiatan tersebut.

​Pementasan yang menghadirkan dalang kondang Ki Arif Sarjono serta hiburan guyonan dari Kirun dan Percil CS ini tidak sekadar menjadi ajang hiburan rakyat. Momentum kebudayaan ini terbukti memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor kuliner yang memadati area sekitar lokasi acara.

Sebelum pagelaran dimulai

​ Sri Untari, menyambut gembira banyaknya warga yang hadir sekaligus menggeliatkan transaksi produk lokal sepanjang acara berlangsung.

​”Pagelaran ini selain melestarikan warisan budaya leluhur, juga memberikan multiplier effect bagi pelaku UMKM kuliner. Alhamdulillah, masyarakat yang hadir menonton turut meramaikan dan melariskan dagangan produk UMKM di sini,” tutur Sri Untari.

​Dalam kesempatan tersebut, politisi senior, yang juga penasehat  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur ini menegaskan kembali peran strategis Jawa Timur dalam lintasan sejarah bangsa. Pihaknya mengingatkan bahwa eksistensi Indonesia tidak dapat dilepaskan dari dinamika perjuangan masyarakat Jawa Timur.

​”Miniatur Indonesia ada di Jawa Timur. Jejak perjuangan dan peristiwa heroik di Jatim, khususnya di Surabaya, telah melahirkan fondasi semangat kemerdekaan yang diakui dunia,” tegas wanita yang juga tokoh koperasi nasional itu.

Sri Untari menyoroti lakon Wahyu Jitabsara  muatan filosofis di dalamnya yang memuat ajaran tentang tatanan hidup, kepemimpinan, dan strategi kebangsaan. Menurutnya, pesan moral dalam wiracarita pewayangan tetap kontekstual dan relevan menghadapi tantangan zaman saat ini.

​Ketua Koperasi Konsumen Setia Budi Wanita (SBW) Malang itu, menaruh harapan besar agar generasi muda—baik generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alfa—memiliki kepedulian   budaya. Ke depan, Sri Untari mendorong seni pewayangan bertransformasi secara dinamis mengikuti perkembangan teknologi digital, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam visualisasi pertunjukan agar kian diminati anak muda.

​Pihaknya menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pimpinan dan seluruh anggota DPRD Jatim, serta Sekretariat Dewan, yang telah mengalokasikan dukungan anggaran bagi agenda kebudayaan dan keagamaan. Ini bukti nyata kedekatan wakil rakyat dengan masyarakat.mut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *